4 Tips untuk Membuat Video Screen-cast yang Efektif

Saat ini, sebelum orang pergi ke toko untuk membeli produk, pertama-tama mereka akan melihat secara online untuk melihat-lihat dan membandingkan merek satu dengan merek lainnya.

Hal yang sama berlaku jika Anda menjual produk digital. Mereka akan melakukan penelitian untuk membandingkan produk digital Anda dengan orang lain untuk melihat apakah itu sepadan dengan nilai uang mereka.

Dalam posting ini kita akan membagikan 4 tips untuk membuat video screencast yang efektif untuk mempromosikan produk Anda dalam pemasaran digital, Anda dapat menggunakan perekam screen-cast seperti Movavi Screen Recorder untuk Mac untuk membuat video tentang produk digital Anda. Tetapi Anda tidak bisa begitu saja membuat video dan berharap orang akan menontonnya dan terpengaruh untuk membeli produk Anda. Berikut ini adalah 4 tips tentang cara membuat video screen-cast untuk produk Anda yang dapat dikonversi dengan baik.

1. Ketahui Tujuan dan Audiensi Video

Pertama, Anda harus bertanya pada diri sendiri beberapa pertanyaan sehingga Anda tahu bagaimana mengoptimalkan video, misalnya, produk apa yang Anda promosikan, tujuan apa yang ingin Anda capai melalui video, audiens apa yang Anda targetkan, berapa lama durasi video dan menyertakan konten seperti tulisan.

Misalnya, jika audiens target Anda adalah pelanggan dengan gaya hidup yang sibuk, Anda harus membuat klip video pendek. Jika Anda membuat klip video yang mendidik, Anda bisa membuat klip video yang lebih panjang dengan durasi 5-7 menit. Jika Anda membuat demo langsung suatu produk, Anda dapat menambah panjang klip video menjadi 20 – 40 menit.

2. Optimalkan Video untuk Platform Tertentu

Video harus dioptimalkan untuk platform berbagi video tertentu. Misalnya, jika itu adalah video YouTube, buat gulir layar pada hal-hal yang orang tertarik untuk menonton di YouTube. Di Instagram, video harus disimpan hingga 60 detik. Pertama-tama Anda dapat merekam konsep kasar video menggunakan perekam layar dan kemudian menggunakan editor video untuk memotong klip untuk mengurangi panjang yang diinginkan hanya menampilkan konten yang paling penting. Untuk merekam, pertama-tama gambarlah bingkai perekaman di atas area layar yang ingin Anda rekam dengan kursor crosshair Anda. Dapatkan detail lebih lanjut di www.movavi.com/screen-recorder-mac/.

Artikel Terkait:  Selain Zoom, Ini 5 Alternatif Terbaik untuk Meeting Online Video 2020

Selanjutnya, Anda harus memeriksa tombol mikrofon dan audio untuk mengaktifkan perekaman mikrofon dan speaker audio Anda. Pada panel kontrol, Anda akan menemukan setiap perintah penting yang Anda butuhkan untuk mengelola perekaman layar. Saat siap merekam, tekan tombol REC. Anda memiliki 5 detik untuk mempersiapkan diri sebelum rekaman yang sebenarnya akan berlangsung. Saat selesai merekam, Anda memiliki opsi untuk memotong video menggunakan penanda trim atau klik tombol Buka di Editor dan bekerja pada pemangkasan video menggunakan alat gunting di timeline.

3. Tambahkan Interaktivitas ke Video dengan Narasi Audio

Jika Anda ingin orang menonton video Anda, Anda harus memasukkan beberapa audio ke dalamnya. Ini bisa berupa soundtrack latar belakang atau narasi sulih suara. Narasi sulih suara dapat menambahkan interaktivitas dalam video. Jadi, ketika Anda menambahkan sulih suara, pastikan untuk berbicara dengan optimis untuk menambah energi pada video Anda. Saat berbicara, pastikan Anda mengucapkan kata itu dengan jelas sehingga pelanggan Anda tidak akan ketinggalan pesan yang ingin Anda sampaikan di video Anda. Tidak mudah menjelaskan produk dengan antusias ketika Anda membaca dari sebuah skrip. Lebih mudah untuk melupakan bahwa Anda harus mengklik pada fitur yang Anda peragakan ketika Anda berbicara.

4. Berlatih sebelum Merekam

Untuk alasan ini, selalu penting untuk berlatih merekam beberapa kalimat terlebih dahulu sebelum rekaman yang sebenarnya. Melakukan hal itu memungkinkan Anda untuk mendapatkan ide tentang kecepatan narasi Anda dan membuat penyesuaian yang diperlukan dalam rekaman aktual. Jika Anda sudah pernah berlatih sebelumnya, merekam video yang sebenarnya hanya perlu waktu sebentar. Jika Anda menambahkan audio di latar belakang, pastikan itu tidak terlalu keras kalau tidak orang tidak akan dapat mendengar apa yang Anda katakan. Musik audio latar belakang bisa menjadi trek musik ringan yang membangkitkan semangat sehingga orang tidak akan merasa bosan saat menonton video demo produk.

Artikel Terkait:  Cara Singkat Gambar Logo dijadikan Favicon blog Blogspot

Demikian 4 Tips untuk Membuat Video Screen-cast yang Efektif.

Semoga bermanfaat.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *